JogjaSejarahTravel

Melihat Indahnya Water Castle Taman Sari Jogja

Taman Sari Jogja – Hai readers !! ^^. Setelah kemarin saya mengulas Sunmor Jogja di daerah UGM, sekarang saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke tempat wisata di daerah kota Jogja yaitu Taman Sari. Tempat ini dulunya merupakan bagian dari Kraton Yogyakarta yang sekarang dijadikan objek wisata Jogja yang bersejarah.

 

Sejarah

Selain menjadi objek wisata, Taman Sari ini tidak lepas dari sejarah bersejarah Keraton Yogyakarta. Berdasarkan situs manusialembah, dulunya bangunan ini merupakan benteng pertahanan yang di bangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1758 sampai 1765. Selain menjadi benteng pertahanan, dulunya benteng ini juga digunakan oleh keluarga kerajaan sebagai tempat pemandian dan rekreasi. Dulunya Tamansari memiliki luas atanh yang besar. Namun sekarang luasnya telah berkurang cukup banyak karena telah diubah menjadi rumah warga. Kalian bisa kunjungi  manusia lembah untuk membaca sejarah yang lebih lengkap dari Taman Sari ini.

 

Harga & Jam Buka

Harga tiket masuk ke Taman Sari ini beragam. Harga tiket masuk untuk wisatawan Internasional dan Domesik berbeda. Untuk wisatawan mancanegara, harga tiket masuk yang dipatok adalah Rp 15.000,- dan untuk wisatawan domestik hanya dipatok Rp 5.000,-. Menurut saya harga tiket masuk yang ada tergolong masih sangat murah.

Selain harga yang saya sebutkan tadi, masih ada beberapa harga lagi yang harus kalian bayar jika ingin berfoto, mengadakan foto prewedding, foto pre session, dan foto produk. Bagi kalian yang ingin berfoto menggunakan kamera yang beneran, maksud saya kamera SLR, kalian diwajibkan membayar biaya tambahan sebesar Rp 3.000,- baik untuk wisatawan Internasional maupun domestik. Tapi, bagi kalian yang hanya membawa kamera smartphone, kalian tidak akan dikenakan biaya tambahan lagi.

Kemudian untuk harga foto prewedding dan foto produk akan dikenakan biaya sebesar Rp 500.000,- baik wisatawan internasional maupun wisatawan domestik. Selain itu, untuk harga foto Session kalian akan dikenakan tarif sebesar Rp 300.000,-.

Lanjut ke bagian Jam Buka dari Taman Sari ini. Taman Sari buka setiap hari mulai pukul 09.00 pagi hingga pukul 15.00 sore. Tentunya dengan buka setiap hari, kalian dapat mengunjungi Taman Sari kapan saja kalian mau.

 

Fasilitas & Keindahan

Berbicara soal fasilitas dan keindahan yang ada, tempat wisata yang satu ini tidak kalah indah dengan tempat wisata lainnya. Secara keseluruhan, fasilitas yang disediakan, sudah tergolong cukup. Saat awal memasuki Taman Sari, kita akan diberikan tempat parkir yang cukup luas baik untuk mobil maupun untuk motor. Halaman parkir mobil berada tepat setelah memasuki gerbang Taman Sari yang ada di sebelah barat. Untuk tempat parkir motor terletak setelah parkir mobil dan di dekat pintu keluar ( hanya untuk pejalan kaki ) Taman Sari. Sayangnya menurut saya gerbang masuk pada Taman Sari ini bisa saya katakana agak kecil dan sedikit tidak terlihat dari kejauhan. Selain itu gerbang masuk dan keluar kendaraan pun dijadikan satu yang menurut saya akan membuat sedikit kesusahan jika ingin keluar nantinya.

Kemudian, tersedia juga pemandu wisata bagi yang membutuhkan. Namun, biasanya pemandu wisata ini sering digunakan oleh wisatawan mancanegara. Harga yang ditetapkan untuk jasa pemandu wisata ini pun tidak ada karena mereka tidak mematok harga tertentu unjuk jasa yang satu ini.

Selain itu ada fasilitas lain seperti tempat sampah dan toilet yang ada pada awal kita memasuki tempat wisata ini. Tidak lupa juga ada pedagang yang berjualan di daerah Taman Sari ini baik di dalam tempat wisata, maupun di area parkir tempat wisata ini, seperti angkringan, bakso, minuman, Dll.

Lanjut membahas keindahan. Tentunya di tempat wisata seperti ini, keindahan dan keunikan adalah nilai jualnya. Pada saat akan memasuki tempat wisata ini, kita akan dibuat kagum oleh dinding Taman Sari yang tinggi dan diukir sangat bagus. Dinding Taman Sari ini memiliki 2 tingkat yang tentunya dapat kalian akses melalui tangga – tangga yang ada di samping dinding setelah kalian memasuki Taman Sari.

Setelah kalian memasuki area pertama yang asri dengan pohon – pohon yang rindang, kalian akan memasuki daerah tempat pemandian keluarga Kerajaan Keraton yang tempatnya sedikit turun dari area pertama. Menurut saya, inilah pemandangan yang paling bagus di Taman Sari ini. di tempat pemandian ini terdapat 2 bangunan dan 3 kolam untuk mandi. Di dalam bangunan, terdapat beberapa ruangan kosong dan tempat tidur yang terbuat dari kayu. Uniknya di setiap ruangan yang ada, kalian akan menemui pintu yang pendek sehingga mengharuskan kalian untuk menunduk jika ingin memasuki ruangan tersebut sebagai tanda kalian menghormati pemilik rumah. Selain itu ada satu Gedung yang memiliki Menara 3 tingkat. Menara ini dulunya digunakan Sultan untuk mengamati keluarga kerajaan yang sedang mandi di bawah.

Lanjut ke area ke 3. Di Area ini kalian akan melihat tanah lapang yang di ujungnya terdapat dinding tinggi bertingkat 2 lagi beserta ukirannya yang indah. Di sekitar area ketiga ini ada beberapa orang yang berjualan minuman dan angkringan. Di area ke tiga ini juga kita akan melihat tempat kecil untuk membuat wayang dan batik serta lukisan – lukisan yang dipajang di dalam sebuah rumah dan kita juga akan melihat pintu keluar yang berhubungan dengan perumahan warga sekitar.

Ada satu bangunan lagi yang sebenarnya adalah objek Taman Sari ini, yaitu Sumur Gumuling. Hanya saja, untuk dapat mencapai Sumur bawah tanah yang satu ini, kalian diharuskan melewati perumahan warga yang membingungkan. Sumur ini terletak di tengah perumahan warga sekitar. Unutk memasukinya, kalian harus melewati terowongan bawah tanah dari Taman Sari ini. setelah kalian sampai, aka nada 4 tangga yang menuju ke lantai dua dari Sumur ini. Berdasarkan situs manusialembah, dulunya tempat ini digunakan sebagai masjid.

 

Akses & Transportasi

Untuk akses menuju tempat ini saya rasa cukup mudah, karena tempat ini berada di dekat alun – alun utara Keraton. Untuk mengaksesnya kira – kira membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 20 menit dari Malioboro. Pintu masuk Taman Sari ini berada di bagian timur gerbang.

Untuk transportasi, kalian dapat mengakses tempat ini menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum seperti taksi. Kalian juga dapat berjalan kaki dari Malioboro atau alun – alun utara karena tempat ini cukup mudah untuk ditemukan.

 

Lokasi

Kalian dapat melihat lokasi wisata Taman Sari di bawah ^^

 

Silakan mampir blog saya untuk melihat lebih banyak foto – foto seputar Taman Sari di sini

Baca juga artike seputar Travel lainnya di sini

 

Oke sekian dulu informasi yang dapat saya berikan mengenai Taman Sari. Bagaimana menurut kalian mengenai Taman Sari ? silakan berikan komentar kalian di kolom komentar di bawah ^^ Saya memohon maaf apabila ada kesalahan penulisan dan kekurangan dalam memberikan informasi.

Terima kasih ^^

Tags

Related Articles

Check Also

Close